Sixteenth--June, 2015.
We got our name high into the skies
Flying, soaring and very willing of expanding our wings.
Thus they made the clouds flapping like butterflies-
And the shiny sun smiling unknowingly bright.
While the blue sky keep it so it won't let go--
Let me tell you one thing.
Don't let us be drowned with such misery.
A misery that blindfolding our eyes.
'Cause now is not tomorrow.
And tomorrow is not yesterday.
Let us learn from today; not only yesterday.
And let us dream from yesterday; started it today then make it glows tomorrow.
Let it live; but don't let the masked misery drowning us far further--
Because today is not this hour.
It is about a day which went fast unknowingly.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Total Pageviews
Popular Posts
-
Aku sensitif dengan kata hujan dan kemarau-- karena sejuknya hawa dan risihnya panas. Kalau boleh memilih; aku suka tengah-tenga...
-
Gelap. Benda berwarna suci itu, benda yang begitu sakral. Seonggok membawaku memberitahu bahwa dunia itu berisikan putih semata. Walau ya...
-
K elam yang dimakan api fatamorgana, yang berjalan seiring waktu.. kadang membuatku tersedu. Di pojok-pojok dinding polos yang usang, berjal...
-
When i look again at my whole, it all seems black. Although the world i know is definitely composed by black and white-- but as i grow older...
-
Dan ketika malam mulai datang, gemuruh angin-angin sunyi yang tak terdengar. Aku harap suaraku sampai kepadamu, hingga ke liang kalbu, walau...
-
( cerpen yang kubuat ketika Ramadhan tahun 2016-an, kemarin hanya menjadi draft. ) Ramadhan, 1437 H Enggan Ira menetap, enggan ia terle...
-
Cahaya bersinar di antara lika-liku malam Yang sepi, dan menenggelamkan diriku Akan batang-batang asa dan rindu Menelusuri jejak-jejak da...
0 komentar:
Posting Komentar